Home General News Awas! Botnet Fast Flux Diam - Diam Berbahaya
Awas! Botnet Fast Flux Diam - Diam Berbahaya
Penelitian tersebut dilakukan oleh Tim Riset untuk Ancaman Keamanan Perusahaan dari Akamai, sebuah perusahaan penyedia platform pengiriman cloud.

Mereka melakukan analisis terhadap botnet yang canggih menggunakan teknik Fast Flux yang terdiri atas lebih dari 14 ribu alamat IP. Meskipun sebagian besar alamat IP berasal dari Eropa Timur, namun beberapa diantaranya, yang terkait dengan ruang alamat, merujuk pada perusahaan-perusahaan di dalam kategori Fortune 100.

Besar kemungkinan alamat ini digunakan oleh pemilik jaringan Fast Flux tersebut sebagai entitas palsu dan bukan anggota jaringan yang sebenarnya. Melalui pendekatan ini, botnet dapat meminjam reputasi positif dari perusahaan terkait dengan alamat IP tersebut untuk melakukan aksinya.

"Semakin rumit jaringan perusahaan dan tingginya ketergantungan pada jaringan publik maka membuat upaya mempertahankan akurasi gambaran tentang apa yang sebenarnya terjadi di jaringan yang terinfeksi menjadi lebih sulit dari sebelumnya," ujar Or Katz, Principal Lead Security Researcher Akamai.

"Penggunaan teknik penyamaran yang semakin canggih oleh para peretas untuk menyembunyikan aksi mereka membuat upaya dalam menjaga wawasan terperinci mengenai aktivitas jaringan menjadi semakin penting untuk dilakukan," ia menambahkan.

Or Katz juga mengatakan bahwa riset ini sangat penting untuk dilakukan dalam mengetahui bagaimana cara perusahaan-perusahaan melindungi pelanggan mereka sebaik mungkin.

Fast Flux sendiri merupakan teknik DNS yang pertama kali diperkenalkan pada 2006, dan sering dikaitkan dengan varian malware bernama Storm Worm.

Malware tersebut dapat digunakan oleh botnet untuk melakukan berbagai jenis aktivitas jahat secara tersembunyi, seperti phising, penetapan proxy web, hingga pengiriman dan komunikasi malware.

Melalui teknik tersebut, botnet dapat 'bersembunyi' di balik jaringan host yang menjadi target, sekaligus terus mengubah dirinya, hingga akhirnya ia bertindak sebagai proxy, yang membuat dirinya semakin sulit untuk dideteksi. 

"Kecanggihan botnet ini memerlukan pendekatan untuk cara pendeteksian yang baru. Penggunaan algoritma canggih yang dapat membedakan antara aktivitas yang janggal dengan kemampuannya untuk berubah secara cepat yang dihasilkan oleh suatu jaringan dengan sebuah trafiic yang sah merupakan kunci agar deteksi dan mitigasi yang dilakukan berhasil," kata Or Katz menjelaskan.

(yud/yud)

 

SUMBER

Muhammad Imron Rosyadi

DetikInet

Dalam keterangan persnya, Senin (29/2/2016), pakar keamanan cyber Pratama Persadha menjelaskan bahwa sudah seharusnya pemerintah bersikap tegas. Menurutnya selama ini layanan over the top tak menghiraukan aturan hukum dan norma susila di Tanah Air.

“Maksud pemerintah ini bagus, kalau jelas bentuk badan usahanya di Tanah Air jadi jelas mereka harus patuh aturan hukum dan norma susila di Indonesia. Selain itu, mereka wajib bayar pajak seperti bentuk usaha di Tanah Air lainnya,” jelas Pratama.

Memang layanan OTT seperti Facebook banyak menimbulkan kecemburuan. Setidaknya dalam sebulan Facebook bisa meraup lebih dari Rp500 miliar, tanpa membayar pajak. Namun di luar masalah pajak, masalah keamanan dalam negeri juga sangat penting untuk diperhatikan.

“Konten media sosial dan layanan OTT ini juga harus diperhatikan. Jangan sampai berlawanan dengan hukum dan norma susila di sini. Misalnya pornografi dan juga konten LGBT yang sedang ramai di Tanah Air,” terang chairman lembaga riset keamanan cyber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) ini.

Tumblr bahkan sudah mendapat peringatan untuk segera diblokir oleh pemerintah, karena banyaknya konten pornografi di sana. Masyarakat juga sedang diramaikan oleh kebijakan Facebook yang menghapus tulisan yang menentang LGBT bahkan Menhan Ryamizard Ryacudu sampai angkat bicara tentang bahaya LGBT.

“Kesulitan pemerintah menertibkan konten ini salah satunya juga karena adanya ratusan provider internet di Indonesia sehingga imbauan untuk memblokir konten tidak serta merta bisa langsung efektif,” terangnya.

 


DAILY CARTOON click to enlarge
ANDERTOONS.COM TECHNOLOGY CARTOONS