Home General News Celah di Twitter Ungkap Posisi Pengguna
Celah di Twitter Ungkap Posisi Pengguna
Sebenarnya fitur lokasi memang ada di Twitter. Pengguna bisa mengaktifkan pilihan 'sharing lokasi' kalau ingin di tiap kicauannya sekaligus menunjukkan lokasinya berada. Masalahnya, sejumlah pengguna mengeluhkan lokasinya berada tetap muncul meski ketika pilihan sharing lokasi dimatikan.

"Ini telah terjadi sekitar seminggu untuk orang-orang yang mengaktifkan kicuan dengan lokasi di setelan mereka, padahal mereka mungkin tidak bermaksud menandai lokasi di kicauannya. Namun masalah ini tidak terjadi pada orang-orang yang menonaktifkan lokasi di setting mereka," tulis @TwitterSupport.

Meski demikian celah ini tak membuat semua lokasi yang muncul akurat. Pasalnya ada pengguna yang mengaku lokasi yang tampil terkesan acak dan tak sesuai dengan tempatnya berada.

Twitter sendiri bertindak cepat mengatasi permasalahan tersebut. Layanan media sosial ini mengaku telah memperbaiki masalah yang terjadi, dan mengirim email permintaan maaf ke pengguna yang sempat terdampak kerusakan ini.

"Kami telah menghapus lokasi dari kicauan yang berpotensi terkena dampak, dan langsung mengirim email kepada mereka yang mungkin terkena dampaknya. Kami menganggap serius masalah ini. Kami mohon maaf ini terjadi dan akan melanjutkan pekerjaan kami membuat Twitter jadi lebih baik," jelas @TwitterSupport. (yud/fyk)

 

SUMBER

Yudhianto

DetikInet

Dalam keterangan persnya, Senin (29/2/2016), pakar keamanan cyber Pratama Persadha menjelaskan bahwa sudah seharusnya pemerintah bersikap tegas. Menurutnya selama ini layanan over the top tak menghiraukan aturan hukum dan norma susila di Tanah Air.

“Maksud pemerintah ini bagus, kalau jelas bentuk badan usahanya di Tanah Air jadi jelas mereka harus patuh aturan hukum dan norma susila di Indonesia. Selain itu, mereka wajib bayar pajak seperti bentuk usaha di Tanah Air lainnya,” jelas Pratama.

Memang layanan OTT seperti Facebook banyak menimbulkan kecemburuan. Setidaknya dalam sebulan Facebook bisa meraup lebih dari Rp500 miliar, tanpa membayar pajak. Namun di luar masalah pajak, masalah keamanan dalam negeri juga sangat penting untuk diperhatikan.

“Konten media sosial dan layanan OTT ini juga harus diperhatikan. Jangan sampai berlawanan dengan hukum dan norma susila di sini. Misalnya pornografi dan juga konten LGBT yang sedang ramai di Tanah Air,” terang chairman lembaga riset keamanan cyber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) ini.

Tumblr bahkan sudah mendapat peringatan untuk segera diblokir oleh pemerintah, karena banyaknya konten pornografi di sana. Masyarakat juga sedang diramaikan oleh kebijakan Facebook yang menghapus tulisan yang menentang LGBT bahkan Menhan Ryamizard Ryacudu sampai angkat bicara tentang bahaya LGBT.

“Kesulitan pemerintah menertibkan konten ini salah satunya juga karena adanya ratusan provider internet di Indonesia sehingga imbauan untuk memblokir konten tidak serta merta bisa langsung efektif,” terangnya.

 


DAILY CARTOON click to enlarge
ANDERTOONS.COM TECHNOLOGY CARTOONS